Selasa, 24 Maret 2015

All About INTERNET

ALL ABOUT INTERNET
                             Description: th.jpg
Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking ("antarjaringan").

Sejarah Internet


Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.

Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute,University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet . Tahun 1971, Ray Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, ikon "@" juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat.Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet.Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentukTransmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau World Wide Web.Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan pada tahun yang sama muncul istilah surfing the internet.

Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Pada tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator

Karya Tulis Ilmiah Kenakalan remaja

PEMBAHASAN

A.    Faktor – faktor yang menyebabkan para pelajar di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor.
Transportasi umum memang masih menjadi masalah di Indonesia, khususnya di kota kecil seperti Indramayu. Penggunaan transportasi yang terbatas membuat masyarakat khususnya pelajar kebingungan memilih moda transportasi. Hal inilah yang memicu para pelajar memilih mengendarai sepeda motor sendiri.
 Selain hal tersebut,  dari hasil wawancara yang dilakukan kepada palajar SMPN Unggulan Sindang Indramayu, ada beberapa faktor yang menyebabkan pelajar mengendari sepeda motor yaitu pertama, menganggap transportasi umum sebagai hal yang merepotkan karena waktu penggunaan yang terbatas sementara kegiatan di sekolah menghabiskan waktu yang beragam.
Faktor kedua, lantaran waktu kegiatan belajar mengajar di sekolah berlangsung hingga sore hari sehingga, tidak memungkinkan adanya transportasi umum pada waktu tersebut. Ketiga, para pelajar mengendarai kendaraan bermotor yaitu dikarekan kondisi jarak antara rumah dan sekolah yang berjauhan. Keempat adalah dukungan penuh dari orang tua yang disebabkan oleh kesibukan orang tua itu sendiri.

Kemudian berdasarkan hasil penelitian dalam  caklombox.blogspot.com., memberikan pernyataan bahwa terdapat faktor internal yang menyebabkan pelajar mengendarai sepeda motor yaitu kondisi mental dan emosional mereka sebagai remaja yang telah merasa cukup dewasa untuk mengendarai kendaraan bermotor diberbagai kesempatan dengan menganggap mengendarai sepeda motor adalah sebuah keharusan untuk mengikuti perkembangan zaman.




B.     Dampak - dampak bagi para pelajar di bawah umur yang mengendarai kendaraan bermotor ke sekolah
Menurut tokoh transportasi Indonesia, …… “ motor itu kendaraan yang punya dampak ke orang lain bila dikendarai “ begitulah tuturnya. Dari pernyataan tersebut dapat diartikan bahwa dampak negatif mengendarai kendaraan bermotor bagi para pelajar di bawah umur sangat berbahaya karena tidak hanya melibatkan pelajar itu sendiri tetapi ada pihak lain ikut terlibat. Hal yang dimaksudkan tersebut adalah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan tersebut dapat meresahkan pengendara motor lainnya diikarenakan kondisi jalan akan menjadi tidak nyaman bagi pengendara lainnya bahkan memungkikan untuk memakan korban jiwa.
Kemudian menurut hasil wawancara yang dilakukana pada pelajar SMPN Unggulan Sindang Indramayu, mereka sendiri telah mengetahui dampak kecil yang sering dialami yaitu terkena sanksi tilang dari polisi. Para pelajar pun seolah tak terkesan jera terhadap tindakan hukum yang diberikan polisi atas perilaku penyimpangan norma dan tata tertib yang dilakukan.
Fakta-fakta yang disampaikan pihak kepolisian Indramayu, didapat dampak – dampak negatif lainnya dari sikap pelajar yang mengendarai sepeda motor di bawah umur yaitu menyebabkan tingginya tingkat kenakalan remaja, terjadinya kriminalitas, menimbulkan kecanduan, pergaulan anak menjadi bebas dan prestasi para pelajar dapat menurun.
Selain fakta-fakta tersebut, ada salah satu hal lain yang selama ini belum dipikirkan benar – benar dampaknya oleh pelajar sendiri adalah dapat merugikan orang tua, dan pihak sekolah. Orang tua akan merasa lebih khawatir ketika anaknya mengendarai kendaraan bermotor. Kemudian apabila terjadi sebuah kecelakaan maupun pemberian hukuman dari polisi, itu akan menyebabkan rasa malu di pihak orang tua dan sekolah.
Namun, dari sekian banyak dampak negatif terdapat pula dampak positifnya bagi para pelajar pengendara sepeda motor yaitu pertama, mereka merasa lebih praktis dan efesien apabila mengendarai kendaraan bermotor daripada transportasi umum. Kedua, mengurangi beban orang tua mereka yang mempunyai banyak kesibukan. Ketiga, lebih menghemat waktu dan energi. Keempat,  yang lebih penting bagi mereka adalah semakin banyak teman yang mendekati mereka apabila mereka mengendarai kendaraan bermotor. 
C.     Bentuk – bentuk pelanggaran yang sering dialami
Bentuk-bentuk pelanggaran lalu lintas sering dilakukan oleh para pelajar. Bentuk-bentuk pelanggaran tersebut adalah sebagai berikut.
1.      Mengebut di jalan (65% dilakukan oleh remaja laki-laki dan 35% dilakukan oleh remaja perempuan )
2.      Tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)
3.      Tidak menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap seperti: Helm Standar Nasional Indonesi, jaket kulit, sarung tangan berkendara.
4.      Melanggar marka jalan
5.      Melanggar rambu – rambu lalu lintas
6.      Pelanggaran terhadap ketentuan  muatan yang seharusnya
7.      Berkendara pada larut malam
8.      Berkendara dalam keadaan pengaruh alcohol dan narkoba
9.      Menggunakan telepon seluler ketika menyetir
10.  Memodifikasi kendaraan yang tidak sesuai standar

D.    Peranan pihak – pihak dan upaya yang dapat dilakukan
Upaya mengurangi tingkat pengendara bermotor bagi para pelajar yang di bawah umur dapat dilakukan melalui penanaman karakter sadar hukum dan tertib berlalu lintas yang harus dimulai sejak dini dan dari diri sendiri Dalam hal melaksanakan upaya tersebut dibutuhkan peranan dari pihak – pihak yang berwenang seperti:
1)      Peranan pihak Guru dan Sekolah
·         Peranan guru adalah mengingatkan dan menasehati para pelajar yang membawa kendaraan bermotor kesekolah walaupun sebenarnya guru telah melarang keras penggunaan kendaraan bermotor bagi para pelajar di bawah umur .

·         Menurut salah satu Guru SMPN Unggulan Sindang Indramayu Peranan sekolah dalam hal ini sudah dapat dilihat dengan dibuatnya tata tertib larangan memarkirkan kendaraan bermotor di lingkungan sekolah dan melarang keras para siswanya mengendarai kendaraan bermotorke sekolah.
2)      Peranan orang tua
Orang tua berperan sangat penting dalam hal ini untuk menjaga keselamatan anaknya sendiri dengan melarang anaknya menggunakan kendaraan bermotor sebelum mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM), orang tua juga seharusnya tidak boleh memberikan sepeda motor kepada anaknya walaupun bujuk rayu anaknya yang kuat, para orang tua harus bisa berpegang teguh untuk ikut serta memberikan kedisiplinan bagi anaknya.
Namun, banyak orang tua yang memiliki banyak kesibukan sehingga memberikan izin kepada anaknya untuk mengendarai kendaraan bermotorke sekolah. Apabila hal ini terjadi, peranan orang tua dapat berperan dalam hal pengawasan. Orang tua harus sedemikian rupa meluangkan waktunya untuk mengawasi perlengkapan berkendara anak nya yang harus memenuhi standar, mengawasi perilaku anaknya di luar rumah, menjaga kelancaran berkomunikasi kepada anaknya, dan memberikan kasih sayang yang cukup untuk anaknya.
3)       Peranan pihak yang berwajib
·         Kepolisian daerah sekitar dan POLRI memiliki peran untuk memberikan efek jera berupa hukuman kepada para pengendara bermotor di bawah umur. Dengan rutin mengadakan razia di jalan dan melakukan razia malam di tempat – tempoat tertentu demi menekan laju kenakalan remaja dan kriminalitas yang dilakukan para remaja. Pihak kepolisian juga harus menerapkan peraturan yang tertera dalam UU. No 32 tahun 2009 pasal 81 ayat 2.

·         Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI ), Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD), dan Dinas Perhubungan (DISHUB)  memiliki tanggung jawab menjalankan perannya dengan memberikan penyuluhan atau mengadakan sosialisasi rutin ke berbagai sekolah tentang bahaya berkendara usia dini dan penanaman karakter yang baik.

Rendahnya Kesadaran pelajar dalam berlalu lintas

Di Indonesia, pengguna kendaraan bermotor banyak dari kalangan remaja. Bahkan sebagian dari kalangan pelajar yang masih di bawah umur. Setiap tahunnya remaja yang mengendarai kendaraan bermotor semakin meningkat. Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa , pada fase ini mereka cenderung berhasrat tinggi untuk mencoba hal-hal yang baru dan mengikuti gaya orang disekitarnya. Hal inilah yang dapat memotivasi mereka untuk mencoba mengendarai kendaraan bermotor.
Pelajar di SMPN Unggulan  juga termasuk bagian dari remaja yang mengendarai sepeda motor ke sekolah. Mereka beranggapan bahwa mengendarai kendaraan bermotor ke sekolah sangan efesien, dan praktis. Di sisi lain, sebagian besar orang tua dari mereka memberikan izin mengendarai kendaraan bermotor ke sekolah dengan alasan kesibukan orang tua, tanpa ada hal yang dikhawatirkan. Padahal sudah jelas tertera dalam UU. No 32 tahun 2009 pasal 81 ayat 2 bahwa kepenggunan sepeda motor oleh anak yang masih di bawah umur adalah sebuah bentuk pelanggaran. Namun, orang tua seperti mengesampingkan hal tersebut.

Pihak kepolisian di Indramayu mengambil perannya terhadap kasus ini dengan  melakukan razia kendaraan bermotor. Pengendara yang masih di bawah umur, akan terkena razia. Hal ini dilakukan dengan tujuan meminimalkan pelanggaran lalu lintas  dan  mengurangi tingkat kecelakaan yang dilakukan para pengendara bermotor di bawah umur.

Minggu, 22 Maret 2015

CARA MEMBUAT KUE MACAROONS

Bahan Kue Macaroons :
400 gr Icing sugar
100 gr Putih telur
2 sdm Tepung maizena
50 gr Bubuk almond, ayak
¼ sdt Garam halus
½ sdt Pasta stroberi / pewarna merah muda
Bahan Isi Kue Macaroons :
1 btr putih telur
4 sdm gula halus
1 sdm air jeruk nipis

Cara Membuat Kue Macaroons :
1. Mixer putih telur dengan icing sugar dan garam halus hingga mengembang dan kaku.
2. Lalu masukkan tepung maizena, bubuk almond dan pasta stroberi ke dalam adonan putih telur, di aduk sebentar hingga adonan tercampur rata.
3. Siapkan loyang kue yang diolesi dengan margarin. Kemudian masukkan adonan macaroons ke dalam piping bag / plastik corong segi tiga dan gunting bagian ujung plastiknya.
4. Semprot / bentuk adonan ke atas loyang hingga membentuk bulatan. dan diamkan di dalam suhu ruang selama 1 jam hingga adonan melebar.
5. oven adonan dalam suhu 160 derajat celcius selama 15 menit.
6. Setelah 15 menit, buka pintu oven, biarkan selama 3 menit. Kemudian panggang kembali dengan menggunakan temperatur 130 derajat celcius selama 25 menit atau hingga kue benar-benar matang dan kering. Lalu angkat.
7. Diamkan adonan hingga menjadi dingin. Setelah itu keluarkan kue dari cetakkan. Ambil satu buah macarons lalu olesi dengan bahan isi dan kemudian tutup dengan macaroon yang lain.
8. Sajikan dan Simpan macaroons di dalam toples kedap udara.
Cara Membuat isi Macaroons sendiri :
Kocok putih telur, gula halus dan air jeruk nipis hingga semua bahan tercampur rata dan berwarna putih. Sisihkan. Isi siap digunakan.
Untuk 20 Buah

 Tips Agar Kue Macaroons Bagus dan Berhasil :
1. Jangan menggunakan gula halus karena itu akan menghasilkan macaroons dengan warna kusam dan bertekstur kasar. Lebih baik menggunakan icing sugar, jenis gula ini bisa di beli di toko bahan kue.
2. Pastikan mixer dan mangkuk adonan dalam kondisi kering, karena dengan adanya air di dalam mangkuk atau mixer bisa menyebabkan kocokan putih telur tidak mengembang dengan baik.
3. Jangan memanggang / meng oven kue ini dalam suhu terlalu panas atau diatas 200 derajat karena akan menyebabkan permukaan kue menjadi retak namun bagian dalamnya masih lembab.

4. Isi kue macaroons bisa diganti sesuai selera, misalnya dengan pindakas, selai, coklat pasta, whipped cream, butter cream, cream cheese, atau yang lainnya .